Melepas Rindu Belajar Tatap Muka

Terkait pemberlakuan pembukaan sekolah yang masih sedikit, tercatat hanya daerah zona hijau saja yang bisa melaksanakan kegiatan tatap muka di sekolah dengan aturan protokol Covid-19. Peluncuran pembelajaran tatap muka terbatas ini dilaksanakan di SMA Negeri 21 Makassar. Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang membuka acara itu pun menyapa para siswa yang akhirnya kembali belajar Togel Online Terpercaya di sekolah. Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pembelajaran tatap muka di sekolah tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Menjawab hal tersebut, Mendikbudristek mengungkapkan hasil dari berbagai survei yang dihimpun maupun yang dilakukan Kemendikbudristek. Ia menyebut, mayoritas peserta didik dan orang tua sudah ingin tatap muka.

Pagi itu, Zahra bangun lebih awal dari hari biasanya, karena harus bersiap-siap masuk sekolah. Jufri juga menegaskan bahwa para guru di tiga sekolah tersebut telah menjalani vaksinasi COVID-19 sebelum sekolah dimulai. Sisanya sebesar 19.three persen masih merasa nyaman dengan pembelajaran jarak jauh , dan sebanyak 12.7 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab. Ia mengungkapkan, para guru di tiga sekolah tersebut telah melakukan vaksinasi Covid-19. Selain itu, membatasi kehadiran siswa atau diikuti 50 persen siswa dari jumlah siswa setiap kelas. Sebagai sarana evaluasi tahunan Gerakan Literasi Sekolah di SLB, perlu dilaksanakan kegiatan Festival dan Lomba Literasi di masing-masing sekolah.

Tak hanya itu, menurutnya, saat pandemi seluruh guru dituntut kreatif dalam menyampaikan materi, tak terkecuali guru kunjung. Belajar di sekolah akan membuat anak-anak belajar lebih efektif. Mereka akan lebih bisa memahami penjelasan dari gurunya dibandingkan dari orangtua. ”Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah revitalisasi unit kesehatan sekolah . UKS kita revitalisasi dengan menjadikannya sebagai pilar promosi dan preventif kesehatan.

Anak rindu sekolah tatap muka

Sekolah mengalihkan pertemuan kelasnya dengan pertemuan daring ataupun tugas rumah guna meminimalisir pertemuan satu sama lain di suatu ruangan yang sama dalam jarak yang dekat serta menghindari kerumunan. Angka jarum jam dinding sudah menunjukkan pukul 07.15 WIB, namun Joshua A siswa kelas IX.5 pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Palangka Raya itu, masih agak malas malasan beranjak dari tempat tidurnya. Terkait kontrol ketat itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf mengungkapkan pertimbangan lain. Menurutnya, kondisi ekonomi di Indonesia seringkali mengharuskan siswa didik memanfaatkan fasilitas umum untuk menjangkau sekolah.

Hanya sebagian siswa saja yang melakukan pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh perlu dukungan dari orang tua supaya bisa terlaksana. Kadang orang tua sendiri ada yang mengeluh dengan tugas anaknya.

Irfansyah yang juga warga Dusun VI, Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan. Anak-anak ini merupakan pelajar yang saat ini duduk di kelas 6 SD. Untuk biaya les tersebut, Dhuaini tidak begitu menghiraukan faktor besaran nilai uang. “Kalau uang kursus ada om, tapi saya tak mematok harga. Seikhlasnya saja dari orang tua mereka. Itu pun uangnya untuk keperluan mereka juga seperti beli alat tulis dan lainnya,” terang Dhuaini.