Ingin Olahraga Yang Simpel Untuk Turunkan Berat Badan? Pilih Saja Jalan Cepat!

Mereka diminta melakukan kegiatan ‘1.000 langkah sehari’ selama 12 pekan. Hasilnya, para peserta melaporkan peningkatan stamina tubuh dan tingkat tekanan darah menjadi jauh lebih stabil. Para peneliti menyarankan luangkan waktu berjalan kaki setidaknya 60 menit setiap hari untuk menjaga tekanan darah. Kalau kita rutin berjalan kaki, risiko penyakit jantung bisa menurun dan tekanan darah jadi lebih seimbang.

Klikdokter.com, Jakarta Jalan kaki adalah salah satu jenis olahraga yang sangat mudah dilakukan. Tanpa diniatkan menjadi olahraga pun, jalan kaki adalah aktivitas yang selalu Anda lakukan setiap hari. Hanya saja, seberapa cepat Anda melangkah setiap hari perlu lebih diperhatikan. Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk melakukan jalan cepat. Jenis olahraga untuk memperkuat jantung yang pertama dengan berjalan. Meskipun terlihat mudah, berjalan, terutama jalan cepat, merupakan cara yang bagus untuk menguatkan jantung.

Jalan cepat misalnya, dengan melakukan ini bisa meningkatkan detak jantung dan membantu Anda membakar lebih banyak kalori. Daya yang dikeluarkan untuk berjalan cepat, biasanya 3 hingga 5 mph dan ini memiliki hasil yang mirip dengan berlari. Catat durasi dan frekuensi olahraga jalan kaki yang tepat Untuk bisa mendapatkan manfaat jalan kaki secara optimal, lakukan setidaknya 30 menit setiap hari dengan intensitas sedang. Sama halnya dengan jogging, jalan cepat sebenarnya tergolong sebagai olahraga kardio yang bagus untuk jantung.

Yang penting, sepatu olahraga itu nyaman dikenakan serta memiliki sol dan bantalan yang cukup baik. Skip to contentJalan cepat menyimpan segudang manfaat yang sayang untuk dilewatkan. Dengan teknik yang benar, manfaat yang didapat juga akan semakin berlipat. Misalnya, saat Anda berbelanja di grocery store sambil menjinjing belanjaan, atau saat berangkat atau pulang kerja. Dengan demikian, Anda mengombinasikan olahraga aerobik dan penguatan otot.

Jalan cepat memperkuat jantung

Olahraga wajib dilakukan oleh semua orang walaupun merasa sehat atau memiliki berat badan normal. Salah satu manfaat olahraga dapat membantu mencegah terjadinya penyakit pada tubuh. Melakukan olahraga secara rutin minimal 30 menit setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik pada tubuh. Untuk hasil yang maksimal, Anda bisa berjalan kaki dengan kecepatan sedang hingga cepat. Cobalah untuk mengubah rutinitas yang tadinya bermalas-malasan untuk berolahraga. Selain berjalan kaki, Anda bisa menambahkan latihan penguatan kaki seperti squat dan lunges beberapa kali dalam seminggu agar otot menjadi lebih sehat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pilates selama 12 minggu dapat membantu meningkatkan kadar glukosa pada wanita yang lebih tua dengan diabetes tipe 2. Sesi dilakukan selama 60 menit dan tiga kali seminggu selama 12 minggu. Menurut sebuah penelitian, menari bisa menjadi strategi yang efektif untuk melakukan aktivitas fisik dan mengontrol kadar glukosa darah. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih dalam mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, mengurangi kecemasan, serta kelelahan, Anda dapat berjalan kaki selama menit setiap hari. Jalan pagi dapat membantu meningkatkan kejernihan psychological dan kemampuan untuk berpikir sepanjang hari. Selain meningkatkan fungsi kognitif, berjalan kaki juga dapat membantu seseorang untuk berpikir lebih kreatif.

Melansir Kompas, studi yang diterbitkan Biomed Research International di tahun 2014 mengatakan, gerakan leaping jack masuk dalam kategori olahraga dengan porsi latihan high-intensity circuit coaching . Gerakan ini sangat baik dilakukan oleh pria dengan obesitas untuk membantu meningkatkan kesehatan jantungnya. Pada waktu tidur, tubuh dapat membuang semua zat limbah dari otot, memperbaiki sel, menyimpan, atau mengembalikan energi, memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Manfaat tersebut dapat melindungi pasien dari serangan jantung dan stroke di kemudian hari. Tidak hanya itu, olahraga ini juga bisa membantu menurunkan berat badan pasien penyakit jantung karena membakar lemak tubuh. Bersepeda menjadi pilihan olahraga yang aman untuk orang yang punya penyakit jantung. Pasalnya, jenis olahraga ini dapat memperkuat otot jantung, menurunkan denyut nadi istirahat, mengurangi kadar kolesterol, dan memperlancar sirkulasi darah. Jalan santai dan jalan cepat bisa menjadi olahraga paling mudah untuk pasien penyakit jantung. Banyak studi yang membuktikan bahwa berjalan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler sebesar 31 persen dan kematian sebesar 32 persen.

Olahraga teratur menjadi cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh di tengah pandemi corona. Menghadapi new regular life, tetaplah luangkan waktu untuk berolahraga dengan prinsip FITT. Prinsip dasar dari olahraga, yaitu pertama, pastikan oksigen masuk ketubuh bebas hambatan.